Home » Aktifitas » 10 Lokasi Ecotourism di Aceh (Bagian 1)

10 Lokasi Ecotourism di Aceh (Bagian 1)

Jika anda memiliki niat untuk mengunjungi Aceh, maka tidak ada salahnya mengetahui lokasi-lokasi wisata yang menakjubkan di Aceh. Dibawah ini, kami berikan informasi 10 lokasi wisata ekoturism di Aceh .

1. Panta Terong ( Aceh Tengah )

Pantan TePantan Terongrong adalah sebuah bukit yang terletak di puncak bukit dataran tinggi gayo. Di tempat ini kita bisa melihat ibu kota Aceh Tengah dan danau Laut Tawar secara keseluruhan, lapangan pacuan kuda di kecamatan Pegasing, bandara udara Rembele dari atas, dengan diapit serta dikelilingi punggung gunung bukit barisan yang elok. Pantan Terong terletak di kecamatan Bebesan, 7.5 km dari kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah

2. Air Terju Air Dingin (Aceh Selatan)

air terjun aselKeberadaan air terjun Air Dingin yang berjarak sekitar 50 meter dari pantai yang juga memiliki nama Air Dingin, tak lepas dari legenda yang berkembang di masyarakat setempat. Air terjun itu dianggap merupakan salah satu tempat permandian putri naga.

Konon di daerah itu ada sepasang naga. Suatu hari puteri tersebut dibuang orangtuanya ke tepi pantai. Sang puteri kemudian ditemukan dan dipelihara oleh sepasang naga. Suatu hari ada nakhoda kapal yang melihat sang puteri bermain di pantai. Sang puteri pun diambil nahkoda tersebut.

Mendapati anak angkatnya tidak ada, sepasang naga ini kemudian marah dan mencarinya. Melihat puteri ada dalam kapal, naga pun akhirnya berkelahi dengan nakhoda. Perkelahian membuat air laut bergolak dan membahasai seorang yang sedang bersemedi benama Tengku Tuan Tapa.

Tuan Tapa memisahkan perkelahian itu. Tubuh naga rupanya terkena pukulan. Sang naga yang luka akhirnya lari.

Menurut masyarakat, seekor naga akhirnya mati dan seekor lainnya melarikan diri setelah menabrak dan membelah pulau menjadi dua yang sekarang dinamakan Pulau Dua.

Kini bekas hati, darah, dan sisik naga, juga menjadi nama daerah, seperti Desa Batu Merah, Desa Batuhitam, dan Kota Naga.

Di daerah itu pun ada bekas tapak kaki di batu berukuran besar dan makam yang diyakini punya Tuan Tapa.

3. Air Terjun Blang Kolam ( Aceh Utara )

Air Terjun Blang KolamAir Terjun Blang Kolam Berlokasi di hutan yang teduh dan terdapat di Kabupaten Aceh Utara dengan ketinggian sekitar 75 Meter. Tempatnya yang sejuk dengan alam yang masih asri sekali. Bagi yang ingin merasakan dinginnya air terjun, bisa berendam disini atau sekedar bersantai diakhir pekan. Tempat ini sangat cocok sebagai rekreasi keluarga. dan Air Terjun Blang Kolam pun kembali menunjukan kegairahannya, bagaimanapun air terjun blang kolam pernah menjadi tempat favorit. Untuk mencapai lokasi Blang Kolam sebenarnya tidak sulit, cukup banyak jalur yang bisa ditempuh, bisa melalui Cunda Kota Lhokseumawe, Kandang Aceh Utara dan kawasan muara satu kota lhokseumawe, namun sayang kondisi jalan. menuju objek Wisata Blang Kolam sangat memprihatinkan. Selain hal itu, kondisi jalan yang terjal dan licin juga menjadi salah satu penghambat bagi pengunjung yang ingin menikmati objek wisata ini. Hal lain yang kurang dalam objek wisata ini adalah sarana pendukung seperti Mushalla, MCK, dan tali pembatas jalur. Sementara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Sudah berjanji, akan melakukan renovasi objek wisata ini sejak 2009.

4. Gunung Selawah Agam ( Aceh Besar )

Gunung Seulawah AgamGunung Seulawah Agam Kabupaten Aceh Besar. Seulawah Agam kaya akan berbagai Flora dan Fauna. Sebut saja Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatraensis), Kedih (Presbytis Thomasi), Burung Rangkong (Buceros Rhinocerous), dan Jamur (Fungi) berbagai species serta satwa-satwa lainnya. Menurut kabar, nantinya Seulawah Agam dan kembarannya Seulawah Inong akan dijadikan sebagai kawasan konservasi. Itu penting, mungkin saja mengingat perambahan kayu kian marak saja di sana.

 

 

 

5. Gunung Borni Telong ( Bener Meriah )

gunung burni telongGunung Burni Telong adalah gunung yang terletak di Kabupaten Bener Meriah dan telah mejadi ciri khas dari Kabupaten Tersebut. Gunung Burni Telong adalah gunung berapa Aktif dan pernah meletus pada Tanggal 7 Desember 1924 menyebabkan kerusakan hebat lingkungan sekitarnya termasuk lahan pertanian dan perkampungan. Burni Telong yang dalam bahasa Indonesia diartikan dengan gunung yang terbakar, berada di ketinggian 2.600 meter di atas permukaan laut. Gunung ini hanya berjarak lima kilometer dari Redeolong, ibu kota Kabupaten Bener Meriah dan Bandar Udara Rembele (RBL). Untuk mencapai gunung yang sering disebut Burni Cempege (gunung yang penuh belerang–red), ada beberapa jalur. Salah satunya, melalui Jalur Edelwais. Dinamakan Edelwais karena di sepanjang jalur itu ditumbuhi bunga Edelwais yang oleh masyarakat Gayo dipercayai sebagai bunga abadi. Jalur ini diawali dengan jalan aspal mulai dari simpang jalan utama Takengon-Bireun sampai ke lereng Burni Telong tepatnya di desa Bandar Lampahan Kecamatan Timang Gajah yang berjarak 3 km. Bila mau melakukan Pendakian sebaiknya berkonsultasi dulu dengan pemuda-pemuda setempat atau mengajak satu dua orang dari mereka turut serta, kecuali anda sudah mengenal betul medan dan jalur pendakian Gunung Burni Telong. Kondisi lapangan untuk mencapai ke ketinggian puncak memang agak terjal. Tapi, jalur dari Bandar Lampahan menuju lereng gunung merupakan pilihan favorit para pecinta alam atau pendaki gunung. Setelah melewati medan terjal, kita menemukan sebuah gua, yang sering digunakan pendaki sebagai tempat menginap bila ingin bermalam untuk beberapa hari. Di ketingian Burni Telong, hamparan pohon pinus memanjakan mata Anda Inilah satu-satunya gunung berapi aktif di dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah.

 

Bersambung

About VisitAceh.asia

Web Admin

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*